Postingan

Menampilkan postingan dengan label SERBA-SERBI

Perbandingan Militer INDONESIA dan ISRAEL. Hasilnya Sungguh di Luar Dugaan!

Gambar
Kekuatan militer Indonesia menempati urutan ke-14 dari 106 negara di dunia dengan posisi satu tingkat di atas Israel dan setingkat di bawah Pakistan. Laporan Daily Mail, Sabtu, 13 Mei 2017, menyebutkan laporan Global Firepower bahwa Indonesia menghabiskan dana sekitar Rp 92 triliun untuk membiayai kekuatan militernya. Anggaran merupakan satu dari sejumlah faktor dalam penentuan peringkat setiap negara yang dianalisis Global Firepower.  Selain menghabiskan anggaran triliunan rupiah, angkatan bersenjata Indonesia diperkuat oleh 418 tank, 441 jet tempur, 221 kapal perang, dan 476 ribu tentara aktif. Bila dibandingkan dengan Korea Selatan atau Pakistan, Indonesia masih kalah. Korea Selatan yang sedang berseteru dengan tetangganya, Korea Utara, menghabiskan anggaran militer sebesar Rp 584 triliun. Sedangkan Pakistan Rp 93 triliun. Adapun Angkatan Bersenjata Korea Selatan diperkuat 2.654 tank, 1.477 jet tempur, 166 kapal perang, dan 625 ribu tentara aktif. Sedangkan Israel me...

Nurhayati Assegaf Usul Kirim Pasukan Perdamaian ke Palestina, Ini Alasannya!

Gambar
Ketua Badan Kerja Sama Antarparlemen DPR, Nurhayati Assegaf, mengusulkan kepada pemerintah maupun Persatuan Antarparlemen agar PBB mengirimkan pasukan penjaga perdamaian ke perbatasan Palestina. "Pengiriman tentara perdamaian ke perbatasan Palestina untuk menjaga Mesjid Al Aqsa maupun rakyat Palestina dari tindakan kejahatan kemanusiaan Israel," kata Assegaf di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa.  Menurut dia, Indonesia sebagai negara demokrasi yang memiliki sikap politik luar negeri bebas aktif agar berperan nyata dalam kasus penyerangan Israel di Mesjid Al Aqsa. "Tindakan yang dilakukan Israel menutup Mesjid Al Aqsa, melarang rakyat beribadah di masjid tersebut dan bahkan melakukan penembakan terhadap imam besar Mesjid Al Aqsa, merupakan kejahatan kemanusiaan yang melanggar HAM berat," katanya. Menurut dia, tindakan Israel ini telah melanggar beberapa resolusi PBB, sehingga PBB sepatutnya bertindak menekan Israel. Editor: Ade Marboen sumber :  antara

Ingin Berpisah dari NKRI, Ini Surat Kedua NFRPB yang 'Ancam' Jokowi!

Gambar
Surat kedua akhirnya kembali dilayangkan Kelompok Negara Federal Republik Papua Barat (NFRPB) kepada Presiden Jokowi setelah surat pertama tak mendapatkan balasan.  Surat tahap kedua ini dikatakan menjadi surat terakhir yang menawarkan perundingan dengan pemerintah Indonesia sebelum pihak NFRPB menempuh jalur diplomasi yang lebih tinggi yakni sidang mahkamah internasional.  "Ini sifatnya sekalian memohon diri dari tahapan negosiasi dengan Pemerintah Indonesia untuk menuju ke Mahkamah Internasional. Surat pertama sudah disampaikan sejak jamannya Presiden SBY dan kini Presiden Jokowi namun hingga kini belum ada jawaban," kata Komandan Kepolisian NFRPB, Elias Ayakeding yang didampingi sejumlah anggota NFRPB di Prima Garden Abepura, Kamis (20/7). Dan untuk surat tahap kedua ini dikatakan pihak NFRPB sekalian mohon diri karena jika tetap tak ditanggapi maka pihaknya lansung membawa persoalan Papua ke Mahkamah Internasional sesuai dengan aturan piagam PBB pasal 35 ayat 2....

Inilah 6 Aksi Tegas Soekarno Menolak Segala Bentuk Hubungan dengan Israel!

Gambar
Konflik Palestina-Israel telah terjadi selama bertahun-tahun masih berlangsung sampai saat ini dan sepertinya belum ada tanda-tanda akan berakhir. Dukungan kepada Palestina terus mengalir, tapi sayang hal tersebut juga belum benar-benar bisa mengakhiri konflik di sana. Apalagi Israel juga mulai diakui beberapa negara dan punya banyak dukungan. Indonesia termasuk negara yang mendukung kemerdekaan Palestina sejak zaman pemerintah Soekarno. Bahkan dengan tegas ia menolak segala bentuk hubungan dengan Israel. Presiden Soekarno nggak pernah mau mengakui berdirinya Israel pada tahun 14 Mei 1948 yang telah merampas tanah rakyat Palestina. 1. Tidak memperdulikan ucapan selamat kemerdekaan dari Israel Indonesia benar-benar mendapatkan kedaulatannya secara penuh pada tahun 1949. Negara-negara lain di dunia kemudian dengan segera mengakui kemerdekaan negara kita, bahkan termasuk Israel. Menteri Luar Negeri Israel saat itu, Moshe Sharett mengirimkan telegram yang berisi tentang pengakuan p...

WADUH.! Patok Batas Indonesia Ada di Lapangan Golf Milik Malaysia, Kok Bisa?

Gambar
Patok batas negara antara Indonesia dengan Malaysia di Kalimantan ternyata rawan dicuri. Bahkan, patok yang tak terawasi berpotensi membuat Indonesia kehilangan teritorinya. Itu pula yang terjadi di wilayah Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Ada patok batas negara milik Indonesia yang kini berada di lapangan golf milik warga Malaysia. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 131/Braja Sakti menemukan satu patok batas negara Indonesia-Malaysia di tengah lapangan golf milik warga negeri jiran itu. Secara teritori, patok batas bernomor F210 itu masuk di wilayah Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau. Komandan Yonif 131/Braja Sakti Letkol (Inf) Denni mengatakan, patok F210 adalah penanda batas antara Desa Pala Pasang, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau dan Kompleks Wisata Borneo Highland, Sarawak, Malaysia. Karena itu, temuan tersebut sedang dirundingkan dengan pihak Malaysia. “Kami sudah sampaikan hal ini langsung kepada pihak Malaysia. Me...

5 Fakta Mencengangkan YAKUZA. Nomor 3 Membuat Bulu Kuduk Merinding!

Gambar
Yakuza adalah sebuah kelompok kriminal yang terorganisir di Jepang. Mereka bekerja seperti mafia-mafia di negara barat, atau seperti preman di Indonesia. Namun, Yakuza adalah sebuah organisasi profesional yang memiliki kantor dan populer di seluruh lapisan masyarakat. Kehidupan yakuza sangat rahasia dan misterius. Tidak ada yang tahu kapan dan dimana mereka akan muncul. Geng ini juga dikenal sebagai geng yang keras dan sadis. Mereka tidak segan-segan membunuh orang yang mencoba melawan mereka. Berikut kami rangkum lima fakta menarik tentang Yakuza. 1. Melakukan Pemerasan degan Taktik Pintar Yakuza biasanya cukup kaya untuk membeli saham di sebuah perusahaan besar. Mereka akan membeli saham sebanyak mungkin agar diundang ke rapat kepemilikan saham. Dalam pertemuan rapat itu, mereka akan mempelajari profil pemengang saham lainnya. Mereka akan menggali informasi yang memalukan dari pemengang saham tersebut. Setelah memegang daftar aib dari lawannya, Yakuza akan memulai pemerasan...

Tukang Becak Berseragam TNI Selalu Keliling Bandung, Ceritanya Membuat HARU,!

Gambar
Jika menilik perkembangan transportasi, becak rasa-rasanya sudah menemani masyarakat Indonesia sejak dulu kala. Namun saat ini rasanya transportasi tersebut sudah jarang  dilirik kembali. Selain dianggap sudah tidak relevan kebutuhan masyarakat sekarang, orang yang menekuni profesi itupun semakin sedikit. Keluar banyak tenaga tidak sebanding dengan pendapatannya menjadi alasan utama mengapa pekerjaan ini jarang ditemui. Mungkin cuma cukup buat makan sehari-hari. Namun ketika becak mulai banyak ditinggalkan, di Bandung ada orang yang masih setia mengayuh kendaraan roda tiga itu. Beda dengan yang lain, tukang becak ini berpakaian seperti TNI saat menjalani profesinya. Hal ini pun membuatnya jadi cerita bahkan beberapa waktu lalu sempat bikin netizen heboh. Jadi seperti apa kisah tukang becak yang sempat bikin heboh kota kembang itu? Simak ulasan berikut. Beberapa waktu yang lalu, netizen sempat heboh dengan sebuah foto seorang tukang becak yang lengkap dengan seragam tentara. D...

Mbah Sarjiyem Menangis Haru “Semoga Kebaikan Bapak Tentara Dibalas Allah SWT"!

Gambar
Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-99 Kodim 0729/Bantul dengan sasaran fisik yang sudah diprogramkan, kini sudah menyentuh rehab rumah . Tepatnya dirumah yang ditempati oleh Mbah Sarjiyem.  Selama lebih dari 50 tahun ini, rumahnya belum pernah di renovasi berhubung tidak mempunyai biaya. Tak ayal, rentang waktu yang cukup lama itu menjadikan kondisi rumah yang tinggalinya sangat memprihatinkan. Atap bocor, latai masih berupa tanah, dinding tembok mulai berlubang dan hancur. Kondisi tersebutlah yang menjadikan rumah miliknya terbilang sangat tidak layak untuk dihuni. Ketika Kodim 0729/Bantul bekerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Bantul meminta data-data warga kurang mampu guna dilakukan cek sebagai upaya memilih rumah yang layak mendapatkan bantuan untuk direnovasi, maka Mbah Sarjiyem pun masuk dalam daftar. Saat disampaikan kepadanya bahwa rumah Mbah Sarjiyem akan diperbaiki, sontak nenek yang usianya kian merangkak uzur ini nyaris tidak percaya. Namun, ketika p...

Kisah Jenderal M Jusuf Marah Besar Saat Komandan Tilep Uang Makan Prajurit.!

Gambar
Jenderal TNI (Purn) Andi Muhammad Jusuf Amir lahir di di Kajuara, Bone, Sulawesi Selatan, 23 Juni 1928. Ia meninggal di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 8 September 2004 di usia 76 tahun. Sosoknya sebagai salah satu tokoh militer yang sangat berpengaruh dalam sejarah angkatan bersenjata Indonesia, juga merupakan salah satu keturunan bangsawan dari suku Bugis. Ini dapat dilihat dari gelar “Andi” pada namanya. Namun, ia yang lebih dikenal dengan nama Jenderal M. Jusuf ini memilih untuk melepaskan gelar kebangsawanannya di tahun 1957. Sejak saat itu, sang jenderal tidak pernah menggunakannya lagi. Selama sepak terjangnya sebagai serdadu negara, Jenderal M Jusuf dikenal sebagai panglima TNI yang sangat peduli pada kesejahteraan prajurit. Dia selalu berkeliling dari barak ke barak untuk melihat langsung kondisi anggota TNI dan keluarganya. Jenderal M Jusuf menjabat Menteri Pertahanan Keamanan dan Panglima TNI tahun 1978 hingga 1983. Pada era kepemimpinannya lah prajurit TNI untuk pert...

Beijing Protes Indonesia Ubah Laut China Selatan Jadi Laut Natuna Utara, Susi "SEWOT"!

Gambar
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti heran dengan langkah China yang memprotes Indonesia karena mengganti nama Laut China Selatan menjadi Laut Natuna Utara. "Loh, itu kan laut yang wilayah kita ya laut Natuna Utara, bukan Laut China Selatan. Itu Laut Natuna Utara," kata Susi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (18/7/2017). Susi menegaskan bahwa Indonesia berhak menamakan wilayah lautnya sendiri. "Loh, kenapa tidak (berhak)? Kan itu laut Natuna Utara kita," tegas Susi. Terkait potensi Laut Natuna Utara, Susi meyakini wilayah laut tersebut akan menghasilkan banyak ikan asalkan bisa dijaga dari pencuri ikan asal Vietnam dan China. "Kalau kita jaga dari pencuri ikan yang dari Vietnam atau dari kapal China, pasti akan pulih seperti laut-laut lainnya. Tapi Natuna kalau dilihat dari stok ikan memang masih kuning ya. Masih belum sebaik wilayah Indonesia lainnya karena masih banyak pencurian," kata Susi. Indonesia baru-baru ini...

Muncul Ormas Mirip TNI, Ini Respon TEGAS Kodam I/Bukit Barisan.!

Gambar
Beberapa hari ini muncul sejumlah foto salah satu organisasi masyarakat (ormas) yang pakaian dan seragamnya mirip dengan atribut Tentara Nasional Indonesia (TNI). Beberapa pria yang konon tergabung dalam ormas Perintis Kemerdekaan Indonesia (PKRI) dan Penerus Pejuang Perintis Kemerdekaan Indonesia (PPKRI) tampak berfoto menggunakan baret lengkap mirip TNI. Menyikapi beredarnya foto anggota ormas beratribut mirip TNI ini, Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Edi Hartono, mengimbau seluruh masyarakat, khususnya di Sumatera Utara, lebih berhati-hati agar tidak mudah tertipu. Biasanya, kata Edi, ormas-ormas yang atributnya mirip TNI kerap menyalahgunakan penampilannya untuk menipu masyarakat. "Kepada masyarakat, jika melihat ada orang yang mengenakan atribut mirip TNI sebaiknya diyakinkan betul-betul apakah dia itu benar anggota atau bukan. Jangan sampai masyarakat terkecoh karena seragam yang hampir sama persis," ungkap Edi kepada Tribun Medan, Selasa (1...

Kisah PILU Djuwari, Pemikul Tandu Jendral Soedirman yang TERLUPAKAN!

Gambar
Melihat sosok Djuwari tak nampak kegagahan pemuda berumur 21 tahun yang 61 tahun lalu memanggul Panglima Besar. Namun dipandang lebih dekat, baru tampak sisa-sisa kepahlawanan pemuda Djuwari. Sorot mata kakek 13 cucu itu masih menyala, menunjukkan semangat perjuangan periode awal kemerdekaan. Sang pemanggul tandu Panglima Besar itu mengenakan baju putih teramat lusuh yang tidak dikancingkan. Sehingga angin pegunungan serta mata manusia bebas memandang perut keriputnya yang memang kurus. Sedangkan celana pendek yang dipakai juga tak kalah lusuh dibanding baju atasan. Rumah-rumah di Dusun Goliman termasuk area kediaman Djuwari tak begitu jauh dari kehidupan miskin. Beberapa rumah masih berdinding anyaman bambu, jika ada yang bertembok pastilah belum dipermak semen. Sama halnya dengan kediaman Djuwari yang amat sederhana dan belum dilengkapi lantai. “Sing penting wes tau manggul Jenderal, Pak Dirman. Aku manggul teko Goliman menyang Bajulan, iku mlebu Nganjuk,” ujar suami almarhum...

Berkenalan dengan SAT-BRAVO 90, Pasukan Elit TERMUDA yang Lebih GILA dari Seniornya!

Gambar
Ketika membicarakan satuan elit, maka kita pasti akan menyebutkan nama-nama tenar seperti Kopassus, Kopaska, Tontaipur, atau si sangar Denjaka. Memang deretan nama ini begitu luar biasa, tapi masih ada satu lagi satuan elit yang juga tak kalah gila. Namanya adalah Detasemen Bravo 90 atau yang disingkat Satbravo-90. Nama satu ini mungkin jarang kita dengar. Cukup masuk akal karena satuan ini adalah yang paling muda di antara lainnya. Satbravo sendiri dibentuk pada tahun 1990 atau sudah berusia hampir 26 tahun. Meskipun termuda, tapi jangan pernah anggap bocah satuan ini. Satbravo punya kemampuan yang bahkan bisa disejajarkan dengan Denjaka dan lainnya, atau kalau di dunia adalah Navy SEAL, Mossad atau SAS-nya Inggris. Satbravo keren, tapi mereka kalah popularitas dari kakak-kakaknya. Lalu, seperti apa kegilaan mereka? Simak ulasannya berikut. 1. Mereka Adalah Pasukan Elitnya Satuan Khusus Kalau dilihat dari hierarkinya, Satbravo ini berinduk pada Paskhas AU, lalu berinduk lagi...

MENGHARUKAN, Ketika Patung Jenderal SOEDIRMAN Berdiri Tegak di Kantor Kemhan JEPANG!

Gambar
Masyarakat Jepang ternyata sangat menghormati Jenderal Soedirman. Sampai ada patung sang jenderal dibangun di depan Kementerian Pertahanan Tokyo. Patung Jenderal Sudirman yang terbuat dari perunggu setinggi sekitar empat meter di halaman Kementerian Pertahanan Jepang merupakan satu-satunya patung pahlawan asing yang ada dan dipajang di Jepang. Ini merupakan fenomena yang unik dan sekaligus pula merupakan keistimewaan bagi Indonesia. Pada tanggal 17 Agustus kemarin ada upacara kecil di sana. Kelompok Masyarakat Jepang Pencinta Indonesia melakukan upacara peletakkan karangan bunga di depan Patung Jenderal Sudirman. Fujii Gemki, Ketua Panitia Pelaksana upacara ini, menyebutkan bahwa Jenderal Sudirman merupakan figur penting dalam sejarah Indonesia dan sekaligus juga dalam sejarah Indonesia-Jepang. Melalui Tentara PETA yang dibentuk Jepang pada Masa Pendudukan, kontak antara bala tentara Jepang dengan Jenderal Sudirman terjadi. Jenderal Sudirman menjadi salah satu simbol penting ...

Kopral Besar BAGYO, Prajurit "TERKUAT TNI" yang 20 Tahun Menolak Naik Pangkat!

Gambar
Kopral Kepala Cpm (Purn) Partika Subagyo Lelono. Dia lebih dikenal dengan sebutan “Kopral Bagyo” saja. Prajurit satu ini aneh bukan main. Selain karena ketangguhan fisiknya, Bagyo selama 32 tahun berdinas di TNI --sepanjang umur Orde Baru-- hingga kini pensiun, tidak pernah mau naik pangkat. Padahal, naik pangkat artinya naik gaji. Dan Kopral Bagyo sudah lebih dari lima kali ditawari kenaikan pangkat. Terakhir sebelum pensiun, bahkan tawaran datang langsung dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. “Ia menawari kursus keprajuritan lagi paling tidak satu bulan (untuk naik pangkat). Tapi saya bilang begini ke Panglima: jangankan sebulan Panglima, sehari pun saya tidak mau. Lalu Panglima tertawa dan menyahut: ya wes, sak karepmu wae (terserah kamu saja),” kata Kopral Bagyo, bercerita kepada kumparan di kampungnya di Solo, belum lama ini. Bagyo hanya mau menyandang titel Kopral --salah satu pangkat terendah (kelompok tamtama) dalam keprajuritan di TNI, tak mau yang lain. Sungguh ...

Bak DRAMA KOREA.! Bermodal CINTA Terlarang, TNI Bongkar Markas Gerilyawan!

Gambar
Butuh kerja keras bagi TNI untuk memadamkan pemberontakan anggota Pasukan Gerilya Rakyat Serawak (PGRS) dan Pasukan Rakyat Kalimantan Utara (Paraku) dari tahun 1967-1974. Mereka sangat mengenal medan di perbatasan Kalimantan. Sebagian rakyat di sana juga mendukung perjuangan PGRS/Paraku sehingga gerilyawan tetap mendapatkan suplai logistik. Maka intelijen TNI harus putar otak. Sebab perang melawan gerilya tak bisa dilakukan selalu dengan kekerasan. Merebut hati lawan agar mau berbalik bekerjasama dengan TNI jauh lebih menguntungkan. Cerita menarik soal sepak terjang intelijen ini dibeberkan oleh Jenderal Purn AM Hendropriyono dalam berjudul Operasi Sandi Yudha, Menumpas Gerakan Klandestin yang diterbitkan Penerbit Buku Kompas tahun 2013.  Untuk mengetahui persembunyian dan mengenali para tokoh PGRS/Paraku, tentu dibutuhkan mantan pejuang organisasi tersebut yang mau bekerja sama. Kapten Hendropriyono kemudian mencarinya di dalam penjara Sei Raya Pontianak. Di sinilah para toko...